pengobatan phimosis

Pengobatan Phimosis Di Jakarta

Diposting pada

Pengobatan Phimosis

Klinik pandawa melayani penanganan untuk pengobatan phimosis yang banyak diderita oleh kaum laki-laki dengan penyebab utamanya ialah tidak disunat diusia 10 tahun, permasalahan phimosis ialah tidak bisa menarik kulupnya kembali dari kepala penis.

Phimosis diketahui dengan tanda sebagai cincin ketat (karet gelang) disekitar kulit ujung penis. Phimosis terdapat dua bentuk yaitu patologis dan fisiologis. Berikut dibawah ini penjelasan mengenai perbedaan phimosis, antara lain:

  1. Phimosis patologis ialah terjadi dikarenakan adanya pembengkakan atau infeksi dan jaringan parut. Apabila adanya paksaan pencabutan maka akan mengakibatkan pendarahan.
  2. Phimosis fisiologis ialah Bayi atau anak baru lahir dengan kondisi kulup ketat, apabila disunat maka untuk proses penyembuhan membutuhkan waktu yang lama.

Dengan pergantian waktu, penis mulai terpisah daripada kepala penis tanpa adanya bantuan medis atau secara alami, akan tetapi kulup penis belum bisa untuk ditarik kebelakang sampai dengan usia 17 tahun.

pengobatan phimosis

Phimosis masih dalam hal yang wajar serta tidak menimbulkan masalah besar dengan catatan masih dalam usia dini yaitu balita dan bayi. Akan tetapi, apabila kondisi tersebut sampai menginjak usia dewasa bisa menimbulkan masalah atau gejala yang dapat mengganggu.

Pengobatan Phimosis Terhadap Gejala Yang Timbul

Pada umumnya phimosis tidak menimbulkan rasa sakit maupun timbulnya gejala apapun. Akan tetapi, pengidap penyakit phimosis sulit untuk membersihkan dari kotoran pada bawah kulup penis yang bisa menyebabkan terkena infeksi.

Untuk kasus terhadap penyakit phimosis dengan kategori parah, gejala-gejala yang muncul terdapat warna merah pada kulit, timbulnya rasa sakit dan bengkak.

Phimosis juga dapat menimbulkan permasalahan dalam buang air kecil, gangguan dalam melakukan aktifitas hubungan badan dengan pasangan, timbulnya rasa sakit, pecah-pecah yang terjadi pada kulit penis dan juga kurangnya merasakan sensasi saat hubungan intim. Berikut dibawah ini beberapa penyebab dari phimosis, antara lain:

  1. Umur atau usia, apabila sudah menginjak umur atau usia dewasa maka kelenturan dari kulup sulit ditarik ke posisi kepala penis.
  2. Peregangan keras dan tarikan, jika terjadinya peregangan yang keras pada penis, maka bisa menimbulkan robekan pada kulup sekaligus peradangan sampai mengarah pada phimosis.
  3. Adanya masalah medis, phimosis juga bisa timbul dari penyakit diabetes, penyakit tersebut dapat membuat penderitanya dengan mudah terserang infeksi yang dapat membentuk jaringan parut pada kulup.

Apabila kamu, terdapat gejala seperti penjelasan pengobatan phimosis diatas atau ingin bertanya mengenai phimosis bisa konsultasikan  secara online dan tidak dikenakan biaya (gratis) kepada tenaga medis klinik pandawa dengan nomor telepon dan whatsapp seperti keterangan pada gambar dibawah ini.

pengobatan phimosis

Konsultasi online gratis ini bersifat private (rahasia), dari setiap pertanyaan anda mengenai penyakit phimosis terhadap tenaga medis kami akan jaga dengan baik kerahasiannya dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Pencegahan dan Pengobatan Phimosis

Untuk mencegah terjadinya terhadap pengulangan phimosis, dokter pengobatan phimosis memberikan saran untuk senantiasa menjaga kebersihan terhadap penis dengan cara:

  1. Mengenakan sabun dan menghindari pemakaian deodorant terhadap penis dalam mengurangi terjadinya iritasi pada organ tertentu.
  2. Setiap mandi penis diusahakan dibasuh dengan air hangat.

Selepas melakukan dua cara seperti daran dokter medis diatas, perlahan tarik kulup penis untuk membersihkan pada bagian kulit bawah dan tidak dianjurkan untuk menarik kulup dengan sangat kuat karena dapat menimbulkan luka dan rasa sakit.

pengobatan phimosis

Untuk penderita penyakit phimosis dokter medis juga menganjurkan untuk mengenakan alat pengaman (kondom) pada saat melakukan aktifitas hubungan badan dengan pasangan anda. Apabila infeksi tersebut terulang dan timbul rasa sakit berlebih, maka disarankan dengan segera untuk melakukan sunat atau sirkumsisi.

* DISCLAIMER : hasil dapat berbeda-beda tergantung dari setiap masing-masing individu

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *